Sabtu, 20 Maret 2010

1 Minggu Ini

Dimulai dari kamis malam dimana hatiku ini merasa gelisah akan pengumuman kompre yang dinanti-nantikan. Lalu pada jumat pagi pukul 07:30 aku berangkat untuk melihatnya, hasilnya adalah 2 stase gak lulus yaitu pada Clinical Reasoning (dengan nilai 60) dan Emergency (dengan nilai 68). Dari hasil itu diketahui bahwa batas nilai lulus adalah 70, tapi karena 2 stase itu dibawah nilai yang telah ditentukan maka tidak lulus. Merasa gak puas dengan hasil yang diperoleh karena sewaktu ujian insyaallah aku sudah melakukan semua termasuk diagnosa tepat pada CR dengan keterangan yang cukup untuk membedakan dengan DD nya dan memperlakukan Emergency sesuai checklist dan menjawab pertanyaan dosen dengan benar.

Setelah mengajukan komplain, hari senin pun aku datang ke kampus untuk mendapat penjelasan. Tahu apa yang kudapat??? Sungguh mengejutkan diagnosa ku dinyatakan salah dan gak masuk penilaian, bahkan sebagian poin yang diberikan oleh si dosen penilai adalah seperempat dari total. Bayangkan temanku ada yang mendiagnosa sama sepertiku diluluskan, tapi sedangkan aku tidak. Ya memang ada sesuatu sepertinya yang bahkan tak bisa aku ungkapkan disini, bisa dinilai ada sebuah pengalihan alasan yang bahkan tidak masuk akalpun akan diberikan padaku sehingga membuat aku tak berkutik. Dan memang sebagai junior aku berada di pihak yang kalah daripada senior, meski aku merasa benar, tidak ada kesempatan ku untuk melawan bahkan mengajukan pertanyaan. Karena seperti itu aku diperlakukan ketika mendapat penjelasan tentang hasil tersebut.

Apa yang terjadi?? Aku hanya bisa menerima ini semua. Aku tak boleh mendendam pada kejadian ini, justru hal ini mengingatkan padaku bahwa ini salah. Untuk selanjutnya aku hanya bisa berusaha terus dan terus, jangan terpengaruh pada penilaian salah seseorang telah membuat kita berhenti pada satu langkah, justru perbaikan akan terus dilakukan. Ya meski kecewa sekalipun aku tetap bahagia dan bersyukur.

Masalah ku ini bukan seberapa daripada orang-orang yang mungkin ada mengalami penderitaan lebih berat daripada aku. Jika dilihat dari suasana sekarang para anak SMA sedang berjuang untuk UN dan masuk ke perguruan PTN yang diharapkan, dimana yang aku tahu saat ini mungkin banyak orang sedang memperebutkan kursi juga untuk masuk menjadi mahasiswa kedokteran UGM dimana aku kuliah saat ini, beberapa ada yang sudah ikut tes lalu gagal, dan mencoba kesempatan UM, dan sebagainya.

AKU MASIH TERMASUK ORANG-ORANG YANG BERUNTUNG, SESUNGGUHNYA AKU HARUS MASIH BERSYUKUR BAHWA COBAANKU HANYA TIDAK LULUS OSCE COMPHREHENSIVE DAN INI BUKAN AKHIR SEGALA-GALANYA. AKU HANYA PERLU BERUSAHA LAGI LALU LAGI DAN LAGI SEHINGGA AKU BENAR-BENAR BISA DITEMPA MENJADI SEORANG MANUSIA YANG SELALU SADAR UNTUK BERSYUKUR MESKI DIBERI COBAAN. KARENA ALLAH TAK KAN MEMBERI COBAAN MELAMPAUI KEMAMPUAN UMATNYA.

terima kasih ya ALLAH, alhamdulillah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar