Selasa, 11 November 2014
Menetapkan Hati
Kadang kita harus berpikir berbeda tapi jangan pernah percaya pada apa yang kita pikirkan. Pastikan semua dengan aksi yang jelas dan benar seharusnya untuk dilakukan. Aku sudah melakukan itu semua, dan kurasa sudah cukup. Aku sudah menetapkan hati bahwa aku tak akan mengejarnya untuk sementara karena sepertinya meski dia tahu, dia sudah memutuskan entah apa itu adalah hal yang terbaik baginya. Bukan berarti semudah itu aku memalingkan perasaan karena tak dapat dipungkiri bahwa aku juga tak bisa membohongi diri sendiri tentang itu semua. Seperti biasanya sejauh apapun aku pergi suatu saat aku akan kembali, karena perasaan ini bagaikan rumah bagiku dan meski rumah itu selalu kosong aku akan tetap terus menunggumu.
Revolusi
Dalam memaknai suatu kejadian ada berbagai macam proses yang perlu kita lakukan. Kita tak bisa membuat semua apa yang di sekitar kita sesuai dengan keinginan kita dan kita tak bisa bohong pada perasaan sendiri, jadi yang membuat perubahan itu adalah dari diri kita sendiri. Kejadian ini jelas bukan hal biasa karena bagi saya ini menyangkut perasaan dan hubungan dua insan manusia, sebut saja itu cinta. Bukan berarti kita menjadi gila karenanya tapi apapun hasilnya kita harus tetap melangkah maju untuk tetap bisa bertahan sebagai suatu pembuktian. Lebih dari sekedar itu, bahwa dalam diri ini masih menunggunya untuk bisa kembali dan mengerti tentang cintaku ini yang sudah menjadi sayang dan takut akan kehilangannya.
Rabu, 29 Oktober 2014
Pesan Untukmu
Aku tak tahu apa yang harus aku katakan lagi,
dan aku tak pernah tahu apakah ini terlalu cepat,
atau saat kita baru tersadar semua telah terlambat,
karena kita tak tahu benar-benar punya cukup waktu,
sampai kita berani memutuskan.
Ya,
aku jatuh cinta padamu
dengan segala kekuranganku,
aku tak tahu harus sejauh mana
untuk menunjukkan perasaanku,
karena aku terlanjur sayang padamu
sampai takut akan kehilanganmu,
aku hanya ingin memastikan kau tahu itu.
Sampai sekarang,
aku berusaha apa yang bisa kulakukan,
aku mencoba apa yang bisa aku berikan,
aku percaya apa yang telah kau lakukan,
dan aku tak mengerti.....
Jika memang ini hanya sekedar ambisi,
maka aku akan menjadi mati rasa
tanpa memperdulikan nilai-nilai yang sesungguhnya.
Hanya mampu menyebut nama dalam diam mengucap doa dan meminta,
jika tidak maka jangan biarkan rasa ini tumbuh menjadi cinta,
jadikan rasa ini hanya seperti orang lain kagum padanya.
Kepada-Nya yang maha membolak-balikkan hati
maka aku titipkan rasa ini pada-Mu,
aku serahkan semua pada-Mu,
karena semua ini adalah milik-Mu.
dan aku tak pernah tahu apakah ini terlalu cepat,
atau saat kita baru tersadar semua telah terlambat,
karena kita tak tahu benar-benar punya cukup waktu,
sampai kita berani memutuskan.
Ya,
aku jatuh cinta padamu
dengan segala kekuranganku,
aku tak tahu harus sejauh mana
untuk menunjukkan perasaanku,
karena aku terlanjur sayang padamu
sampai takut akan kehilanganmu,
aku hanya ingin memastikan kau tahu itu.
Sampai sekarang,
aku berusaha apa yang bisa kulakukan,
aku mencoba apa yang bisa aku berikan,
aku percaya apa yang telah kau lakukan,
dan aku tak mengerti.....
Jika memang ini hanya sekedar ambisi,
maka aku akan menjadi mati rasa
tanpa memperdulikan nilai-nilai yang sesungguhnya.
Hanya mampu menyebut nama dalam diam mengucap doa dan meminta,
jika tidak maka jangan biarkan rasa ini tumbuh menjadi cinta,
jadikan rasa ini hanya seperti orang lain kagum padanya.
Kepada-Nya yang maha membolak-balikkan hati
maka aku titipkan rasa ini pada-Mu,
aku serahkan semua pada-Mu,
karena semua ini adalah milik-Mu.
Sabtu, 18 Oktober 2014
Dalam Hati Aku Meminta
Dalam gelisah penantian panjang yang selalu menyebut rindu nama orang yang ku cintai dalam diam, mengucap doa semoga insan ini bisa Kau terima karena pilihan-Mu bukan karena nafsuku, dan jika dia benar-benar baik untuk dirinya & keluarganya, diriku & keluargaku, duniaku dan akhiratku, serta untuk membuatku dekat pada-Mu maka hamba mohon satukan kami dalam ikatan yang suci dan halal bagi-Mu, tapi jikalau bukan dia yang terbaik maka jangan jadikan kekagumanku ini menjadi suka apalagi cinta dan biarkanlah kekagumanku ini seperti orang lain kagum padanya. Engkau maha membolak-balikkan hati maka aku titipkan rasa ini pada-Mu, aku serahkan semua pada-Mu, karena semua ini adalah milik-Mu. Amin Ya Rabbal Ala'amin
Rabu, 08 Oktober 2014
Aku Tahu
Aku menunggu tanpa pernah mau tahu
Aku bertanya karena aku mungkin hanya ingin tahu
Dan aku hanya mengharap asa
Dari awal aku hanya bermimpi
Saat sadar aku akan melupakan segalanya
Semakin lama aku semakin terbiasa
Dengan sebuah ungkapan rasa kata
Terima kasih
---------------------------------------
Jika tak ingin berbicara jangan berkata
Jika tak mau membaca jangan pernah membuka
Dan jika memang tak menarik jangan kau ambil
Seperti itulah bentuknya kau hanya membaca
saat kau tertarik dan ingin tahu isinya
saat kau mulai bosan kau taruh dalam rakmu
sampai saatnya kau membutuhkannya
---------------------------------------
Tak ada yang pernah tahu
kadang ada hal yang terbentuk dari pikiran kita sendiri
aku hanya menulis apa yang aku lihat dengar dan rasakan
karena aku tak tahu kepada siapa harus mengungkapkan
maka ku ambil secarik kertas dan pena untuk sekedar menulis
Tak ada yang pernah tahu
kadang ada hal yang terbentuk dari pikiran kita sendiri
aku hanya menulis apa yang aku lihat dengar dan rasakan
karena aku tak tahu kepada siapa harus mengungkapkan
maka ku ambil secarik kertas dan pena untuk sekedar menulis
Selasa, 07 Oktober 2014
Dalam Kebodohanku
Aku selalu bertanya
aku selalu ingin tahu
aku tak tahu apakah sanggup dan mampu
aku ingin jawaban
aku ingin balasan
tapi aku tahu takkan semudah itu semua datang
aku akan berusaha
aku akan berdoa
meski aku tak pernah benar-benar yakin
Senin, 06 Oktober 2014
Kebodohanku
Pertama kali 8 tahun yang lalu ku bertemu denganmu, saat ada yang berkata padaku untuk mendekatimu, aku bilang tidak akan pernah mau memiliki pasangan sepertimu. Ku ceritakan pada seorang temanku yang akhirnya mulai mendekatimu. Meski dia selalu menceritakan keindahanmu, aku hanya terdiam mendengarkan tanpa rasa mulai mengingat dan terbiasa, aku masih belum mengerti dan tak tahu harus berbuat apa. Bahkan saat kita berpapasan aku tak pernah tahu dan berpikir untuk memperhatikanmu. Sampai saat kau memilih orang yang tega mempertaruhkan cintanya bersama sahabat-sahabatnya demi mendapatkanmu, aku marah dan muak dengan mereka lebih dari sahabatku yang tak kau terima cintanya, tanpa sadar meski aku ingin mulai mengerti dan memastikan tapi tak tahu harus berbuat apa jadi kukirimkan pesan untukmu setiap waktunya untuk mengingatkan keberadaanku padamu dan mungkin tak pernah kau perhatikan. Seiring berjalannya waktu aku yang semakin hilang dalam pencarian menemukan kau disana tanpanya menunggu entah siapa, maka dengan segenap hati ini ku coba untuk memberanikan diri tapi satu kata pun tak terbalaskan. Meski begitu saat ku mulai terlempar jauh darimu, aku sadar akan selalu kembali padamu. Hanya 5 nama yang ku ingat saat jauh dari rumah, hanya 5 nama yang ku sebut dalam doa di rumah Allah, dan hanya 5 nama yang selalu ada dalam pikiranku, selalu yang pertama adalah namamu meski aku tak mengenalmu, aku mengerti dan tahu apa yang kulakukan tapi aku tak pernah tahu apa isi hatimu dan pikiranmu sebenarnya. Sehingga aku hanya mampu berusaha tanpa menghiraukan suara yang selalu berteriak di telinga ini untuk membuatku bimbang dan goyah karena aku hanya ingin mempercayaimu.
Jumat, 26 September 2014
Pesan Untukmu Suatu Saat Nanti
Saat kita menghadapi sebuah masalah
kadang ada hal yang bahkan tidak bisa dimengerti
oleh logika ataupun perasaan
apakah kita bisa lupakan semua itu begitu saja
lalu kata maaf dapat menyelesaikan segalanya
dan esok bertingkah seperti tak pernah ada hari kemarin
walaupun kadang hati ini masih tersakiti
aku memilih diam memberi waktu pada logika
dan membiarkan untuk menguji perasaan
sampai sejauh mana aku bisa bertahan
tapi apakah jika cinta aku harus bersikap demikian
lebih dari sekedar itu bahwa percuma jika kau tak percaya
tak akan pernah bisa jika kau tak mau memahami
dan tak mungkin terjadi jika kau tak berubah
meski kadang kesalahan yang sama akan terulang
aku akan tetap bertahan untukmu
untukmu yang akan selalu ku cinta
karna aku selalu belajar dari setiap kesalahan
Selasa, 23 September 2014
Dalam Doaku
Dalam hati aku meminta,
Jika memang kau menjadi jodohku,
Ya Allah...
Jadikan dia baik untuk dirinya dan keluarganya
Jadikan dia baik untuk diriku dan keluargaku
Jadikan dia baik untuk duniaku dan akhiratku
Ijinkan kami menjadi pasangan yang punya kesempatan untuk mengunjungi rumahmu, membuat keturunan yang sholeh dan sholehah, menjadi keluarga yang sakina-mawadah-warrahmah, dan kekal cintanya saling berbakti sampai maut memisahkan.
Amin.....
Jika memang kau menjadi jodohku,
Ya Allah...
Jadikan dia baik untuk dirinya dan keluarganya
Jadikan dia baik untuk diriku dan keluargaku
Jadikan dia baik untuk duniaku dan akhiratku
Ijinkan kami menjadi pasangan yang punya kesempatan untuk mengunjungi rumahmu, membuat keturunan yang sholeh dan sholehah, menjadi keluarga yang sakina-mawadah-warrahmah, dan kekal cintanya saling berbakti sampai maut memisahkan.
Amin.....
Saat Kau di Sisiku
Melihat dirimu di hadapanku,
dalam detik yang berdetak,
jantungku berlari kencang
dikejar nafas yang semakin sesak.
Bagaimana kau bisa mengalihkanku?
Pikiranku seolah menghentikan waktu,
memfokuskan pandangan ke tempatmu,
meski terlewat sekejap bayangmu,
puluhan visi terekam dalam memoriku.
Dan aku selalu bimbang mencari
kemana kau akan menuju pergi,
meski kadang aku hanya terdiam,
rasa ini selalu mengkhawatirkanmu.
dalam detik yang berdetak,
jantungku berlari kencang
dikejar nafas yang semakin sesak.
Bagaimana kau bisa mengalihkanku?
Pikiranku seolah menghentikan waktu,
memfokuskan pandangan ke tempatmu,
meski terlewat sekejap bayangmu,
puluhan visi terekam dalam memoriku.
Dan aku selalu bimbang mencari
kemana kau akan menuju pergi,
meski kadang aku hanya terdiam,
rasa ini selalu mengkhawatirkanmu.
Minggu, 20 Juli 2014
Saat Lengangku
Sinar pagi membuka tirai langit di atas awan mengejar cita,
setelah sadar, terlalu banyak hari yang terlewat.
Kita tak pernah benar-benar punya cukup waktu,
hujan selalu turun meski saat kemarau akan habis,
bulan tak pernah terlambat meski malam menjemput,
tapi detik terus berjalan tanpa bertanya apakah kita sudah siap.
sampai tak pernah cukup bagiku untuk ingin bercerita,
setelah sadar, terlalu banyak hari yang terlewat.
Saat ragaku mulai lelah, yang tersisa hanya separuh malam,
dan ketika mata itu telah terpejam, maka apa yang bisa aku lakukan,
aku hanya berpikir sampai tak tahu apa yang akan aku sampaikan.
dan ketika mata itu telah terpejam, maka apa yang bisa aku lakukan,
aku hanya berpikir sampai tak tahu apa yang akan aku sampaikan.
Kita tak pernah benar-benar punya cukup waktu,
hujan selalu turun meski saat kemarau akan habis,
bulan tak pernah terlambat meski malam menjemput,
tapi detik terus berjalan tanpa bertanya apakah kita sudah siap.
Langganan:
Postingan (Atom)