Kamis, 19 November 2020

Memahat Kecewa

Saat cinta kita tak butuh pamrih

Saat benci tak perlu mendapat kasih

Tak ada arti tanpa perhatian

Sayang hanya sebuah sebutan 

Tanpa rasa itu tak lebih dari panggilan


Ekspresi, apresiasi, dan motivasi

Hilang bersama matinya nurani

Diam berteriak sesak dalam hati

Keluhan tak lebih dari bualan

Jika perhatian ditarik dan dialihkan

Lalu perasaan sudah mulai ku keringkan


Sembari menunggu...

basahnya hujan di tempat gersang

Angin sepoi menyejukan datang

sinar cahaya yang dinantikan


Biarlah terlena dengan bagianku

Menjadi hidup menikmati sepi

Menjalani apa yang diingini

Tanpa harus mengkhawatirkan 

Bagianku yang tak kau hiraukan

Sebagianmu yang mulai ku lepaskan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar