Aku tak tahu apa yang harus aku katakan lagi,
dan aku tak pernah tahu apakah ini terlalu cepat,
atau saat kita baru tersadar semua telah terlambat,
karena kita tak tahu benar-benar punya cukup waktu,
sampai kita berani memutuskan.
Ya,
aku jatuh cinta padamu
dengan segala kekuranganku,
aku tak tahu harus sejauh mana
untuk menunjukkan perasaanku,
karena aku terlanjur sayang padamu
sampai takut akan kehilanganmu,
aku hanya ingin memastikan kau tahu itu.
Sampai sekarang,
aku berusaha apa yang bisa kulakukan,
aku mencoba apa yang bisa aku berikan,
aku percaya apa yang telah kau lakukan,
dan aku tak mengerti.....
Jika memang ini hanya sekedar ambisi,
maka aku akan menjadi mati rasa
tanpa memperdulikan nilai-nilai yang sesungguhnya.
Hanya mampu menyebut nama dalam diam mengucap doa dan meminta,
jika tidak maka jangan biarkan rasa ini tumbuh menjadi cinta,
jadikan rasa ini hanya seperti orang lain kagum padanya.
Kepada-Nya yang maha membolak-balikkan hati
maka aku titipkan rasa ini pada-Mu,
aku serahkan semua pada-Mu,
karena semua ini adalah milik-Mu.
Rabu, 29 Oktober 2014
Sabtu, 18 Oktober 2014
Dalam Hati Aku Meminta
Dalam gelisah penantian panjang yang selalu menyebut rindu nama orang yang ku cintai dalam diam, mengucap doa semoga insan ini bisa Kau terima karena pilihan-Mu bukan karena nafsuku, dan jika dia benar-benar baik untuk dirinya & keluarganya, diriku & keluargaku, duniaku dan akhiratku, serta untuk membuatku dekat pada-Mu maka hamba mohon satukan kami dalam ikatan yang suci dan halal bagi-Mu, tapi jikalau bukan dia yang terbaik maka jangan jadikan kekagumanku ini menjadi suka apalagi cinta dan biarkanlah kekagumanku ini seperti orang lain kagum padanya. Engkau maha membolak-balikkan hati maka aku titipkan rasa ini pada-Mu, aku serahkan semua pada-Mu, karena semua ini adalah milik-Mu. Amin Ya Rabbal Ala'amin
Rabu, 08 Oktober 2014
Aku Tahu
Aku menunggu tanpa pernah mau tahu
Aku bertanya karena aku mungkin hanya ingin tahu
Dan aku hanya mengharap asa
Dari awal aku hanya bermimpi
Saat sadar aku akan melupakan segalanya
Semakin lama aku semakin terbiasa
Dengan sebuah ungkapan rasa kata
Terima kasih
---------------------------------------
Jika tak ingin berbicara jangan berkata
Jika tak mau membaca jangan pernah membuka
Dan jika memang tak menarik jangan kau ambil
Seperti itulah bentuknya kau hanya membaca
saat kau tertarik dan ingin tahu isinya
saat kau mulai bosan kau taruh dalam rakmu
sampai saatnya kau membutuhkannya
---------------------------------------
Tak ada yang pernah tahu
kadang ada hal yang terbentuk dari pikiran kita sendiri
aku hanya menulis apa yang aku lihat dengar dan rasakan
karena aku tak tahu kepada siapa harus mengungkapkan
maka ku ambil secarik kertas dan pena untuk sekedar menulis
Tak ada yang pernah tahu
kadang ada hal yang terbentuk dari pikiran kita sendiri
aku hanya menulis apa yang aku lihat dengar dan rasakan
karena aku tak tahu kepada siapa harus mengungkapkan
maka ku ambil secarik kertas dan pena untuk sekedar menulis
Selasa, 07 Oktober 2014
Dalam Kebodohanku
Aku selalu bertanya
aku selalu ingin tahu
aku tak tahu apakah sanggup dan mampu
aku ingin jawaban
aku ingin balasan
tapi aku tahu takkan semudah itu semua datang
aku akan berusaha
aku akan berdoa
meski aku tak pernah benar-benar yakin
Senin, 06 Oktober 2014
Kebodohanku
Pertama kali 8 tahun yang lalu ku bertemu denganmu, saat ada yang berkata padaku untuk mendekatimu, aku bilang tidak akan pernah mau memiliki pasangan sepertimu. Ku ceritakan pada seorang temanku yang akhirnya mulai mendekatimu. Meski dia selalu menceritakan keindahanmu, aku hanya terdiam mendengarkan tanpa rasa mulai mengingat dan terbiasa, aku masih belum mengerti dan tak tahu harus berbuat apa. Bahkan saat kita berpapasan aku tak pernah tahu dan berpikir untuk memperhatikanmu. Sampai saat kau memilih orang yang tega mempertaruhkan cintanya bersama sahabat-sahabatnya demi mendapatkanmu, aku marah dan muak dengan mereka lebih dari sahabatku yang tak kau terima cintanya, tanpa sadar meski aku ingin mulai mengerti dan memastikan tapi tak tahu harus berbuat apa jadi kukirimkan pesan untukmu setiap waktunya untuk mengingatkan keberadaanku padamu dan mungkin tak pernah kau perhatikan. Seiring berjalannya waktu aku yang semakin hilang dalam pencarian menemukan kau disana tanpanya menunggu entah siapa, maka dengan segenap hati ini ku coba untuk memberanikan diri tapi satu kata pun tak terbalaskan. Meski begitu saat ku mulai terlempar jauh darimu, aku sadar akan selalu kembali padamu. Hanya 5 nama yang ku ingat saat jauh dari rumah, hanya 5 nama yang ku sebut dalam doa di rumah Allah, dan hanya 5 nama yang selalu ada dalam pikiranku, selalu yang pertama adalah namamu meski aku tak mengenalmu, aku mengerti dan tahu apa yang kulakukan tapi aku tak pernah tahu apa isi hatimu dan pikiranmu sebenarnya. Sehingga aku hanya mampu berusaha tanpa menghiraukan suara yang selalu berteriak di telinga ini untuk membuatku bimbang dan goyah karena aku hanya ingin mempercayaimu.
Langganan:
Postingan (Atom)